Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PERHATIAN ILAHI YANG TIDAK PERNAH LALAI

Budiyono Dion, Meniti Jalan Nurani
PERHATIAN ILAHI YANG TIDAK PERNAH LALAI

سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَا الثَّقَلانِ (31)

Allah menjelaskan bahwa para makhlukNya akan menunggu urusan mereka di hari kiamat, dan mereka akan dibalas menurut amalan-amalan yang mereka amalkan di dunia setelah waktu yang panjang. Untuk menghisab dan memberikan balasan terhadap amal yang mereka kerjakan selama di dunia.

“Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.”(ar-Rahman/QS.55:31)

Ayat ini adalah bagian dari surah Ar-Rahman yang dikenal sebagai surah kasih sayang, namun pada ayat ke-31 ini, Allah SWT menyampaikan pernyataan yang sangat tegas dan menggugah: bahwa akan tiba saatnya seluruh perhatian-Nya dicurahkan sepenuhnya kepada makhluk-Nya, yaitu manusia dan jin.

Menariknya, Allah secara langsung menyebut dua jenis makhluk berakal: manusia dan jin. Ini menegaskan bahwa keduanya memiliki tanggung jawab moral dan akan dihadapkan pada pertanggungjawaban yang sama. Mereka diberi nikmat, petunjuk, dan kebebasan memilih, dan oleh karena itu, wajib mempertanggungjawabkan setiap pilihan yang diambil.

Ayat ini menggambarkan kesempurnaan pengawasan dan perhatian Allah. Tidak ada yang tersembunyi, baik di bumi maupun di langit. Semua gerak-gerik manusia dan jin, baik yang lahir maupun yang tersembunyi di dalam hati, akan diperhatikan oleh Allah SWT.

Ini menjadi pengingat bahwa kita hidup dalam pengawasan konstan. Bahkan sebelum hari kiamat tiba, hidup kita sudah dalam pantauan Allah.

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ (18)

“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaf/QS.50:18)

Yaitu tiada suatu kalimat pun yang dikatakannya, melainkan ada malaikat yang selalu mengawasinya dan mencatatnya; tiada suatu kalimat pun yang tertinggal, dan tiada suatu gerakan pun yang tidak tercatat olehnya.

Tafsir lain menjelaskan bahwa "memperhatikan sepenuhnya" adalah saat Allah akan mengadili, menghisab, dan membalas semua perbuatan. Hari itu adalah hari ketika tidak ada tempat berlari, tidak ada yang bisa bersembunyi, dan tidak ada yang bisa menolong kecuali rahmat dari Allah SWT.

يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ (6) “Pada hari itu manusia akan keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.” (QS. Az-Zalzalah: 6)

Yaitu agar mereka mengetahui dan mendapat balasan dari apa yang telah mereka perbuat di dunia, yang baiknya dan yang buruknya.

1 2 3
Budiyono
Budiyono saya seorang guru yang ingin bermanfaat bagi sesama dalam hidupku, terus beramal menebarkan kebaikan

Post a Comment for "PERHATIAN ILAHI YANG TIDAK PERNAH LALAI"